REVIEW Si Anak Pelangi (Tere Liye)

Sumber gambar: Facebook Tere Liye

"Jurus tak terkalahkan itu jelas bukan jurus Memapas Gunung atau Memecah Bukit. Bukan jurus-jurus yang punya nama-nama hebat itu. Bukan pula jurus yang melibatkan pukulan dan tendangan."

... "Jurus tak terkalahkan itu adalah jujur dan sabar. Kalian jujur dan kalian bersabar maka kalian akan menjadi ksatria tanpa tanding. Tidak akan ada yang bisa mengalahkan kalian. Tidak akan pernah ada."

Si Anak Pelangi merupakan novel ketujuh dari Serial Anak-Anak Nusantara karya Tere Liye. Hum ... sudah familiar banget 'kan dengan penulis berbagai genre ini?

Nah, ini poin-poin penting dari Novel Si Anak Pelangi:

  • Tokoh utama dalam novel ini adalah anak kelas lima SD bernama Rasuna.
  • Kebahagiaan keluarga Rasuna yang sederhana bersama Bapak, Mamak, dan Kak Damay patut dijadikan teladan.
  • Yose, murid baru dari Papua menarik perhatian karena kecerdasan dan semangatnya. Pun karena perlakuan diskriminasi yang dialaminya sebagai pemilik kulit hitam. 
  • Pak Cip hadir sebagai sosok wali kelas yang melindungi anak-anak didiknya. Selain itu beliau seorang guru yang selalu memberikan ruang bagi siswa untuk menyampaikan gagasannya.
  • Pendekar Sunib, pemilik Perguruan Sunib yang sudah diikuti Rasuna sejak usia lima tahun, terkenal dengan jurus-jurus andalannya terutama 'jurus tak terkalahkan.'
  • Buya Syafii adalah guru mengaji Rasuna dan teman-temannya. Tak henti-hentinya mengingatkan anak-anak agar berhati-hati menerima berita yang belum jelas kebenarannya.
  • Bintang Seribu, hotel kecil milik keluarga Koko, keturunan China. Latar peristiwa di mana perbedaan asal-usul dan bentuk fisik dijadikan alasan untuk saling memusuhi. Alasan yang tumbang kala sesama manusia bisa saling menghargai dan menyayangi.
  • Si Anak Pelangi, novel sederhana tentang kehidupan sehari-hari yang kaya pesan moral dan seru untuk diikuti.
  • Dapat dibaca oleh semua umur tanpa terkecuali.
Untuk teman-teman yang lagi cari bahan bacaan, novel ini bisa jadi pilihannya. Keren deh😉

Oh iya, Si Anak Pelangi juga tersedia versi ebooknya di Google Play Book.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Pertama Naik Bus Transjogja

REVIEW Buku Kenal, Dekat, Akhirnya Jatuh Cinta Pada Al-Qur'an