REVIEW Cinta Dalam Senandung Rindu
Sumber: Instagram Ahmad Salsabil
Cinta dalam Senandung Rindu (Sebuah hubungan cinta yang bersemi di setiap lantunan syahdu)
Penulis: Ahmad Salsabil Al Firdausi
Penerbit: Guepedia
Ukuran: 14 x 21 cm
ISBN: 978-623-7702-19-1
Terbit: Desember 2019
Harga: Rp.85.000
Sinopsis:
Salman, seorang santri putra mulai mengungkapkan sebuah rasa cinta terpendamnya kepada kekasih yang dipersuakan dalam syahdunya, Maimunah namanya. Hubungan cinta tanpa ankara nafsu telah dijalani oleh mereka berdua. Hanya saja hubungan cintanya berdiri di atas sebuah saujana renjana suci dalam naungan Tuhan sang maha pencipta. Akan tetapi diakhir hubungan mereka berdua, seorang Salman telah menghilang dari angan halwa kekasihnya. Karena, dia telah berpindah ke suatu pesantren yang berbeda almamaternya. Apakah diakhir hubungan mereka akan bersatu dalam dekapan cinta yang menjelma dalam dada pada suatu ketika nanti? Atau justru sebaliknya?
Novel ini aku dapat dari bedah buku online yang diselenggarakan pada tanggal 30 Ramadhan.
Oke. Langsung saja ya...
Doa dan surat yang sering dititipkan Salman pada temannya adalah dua hal yang bisa mengobati kerinduannya pada sang kekasih, Maimunah Alkarimah. Sebuah kisah cinta dalam satu pesanten, tetapi terpaut jarak antara pesantren banin dan pesantren banat.
Tak melulu soal cinta, novel ini juga berkisah tentang persahabatan dan pahitnya mencari ilmu dalam pesantren yang menerapkan aturan yang ketat pada santri-santrinya. Juga tentang hubungan santri dengan para ustadz/ahnya.
Ahmad Salsabil, sang penulis dengan piawai membawa kita pada kehidupan ala pesantren habib di Malang. Penggunaan bahasa jamaah yang dicampur dengan bahasa Indonesia dan bahasa Jawa semakin memperkuat latar sehingga lebih detail.
Novel ini juga disisipi puisi-puisi indah yang membuat kita sebagai pembaca yakin bahwa sang penulis juga seorang penyair. Hanya saja bahasa yang digunakan penulis untuk menuturkan ceritanya kurang bisa dipahami.
Cinta dalam Senandung Rindu (Sebuah hubungan cinta yang bersemi di setiap lantunan syahdu)
Penulis: Ahmad Salsabil Al Firdausi
Penerbit: Guepedia
Ukuran: 14 x 21 cm
ISBN: 978-623-7702-19-1
Terbit: Desember 2019
Harga: Rp.85.000
Sinopsis:
Salman, seorang santri putra mulai mengungkapkan sebuah rasa cinta terpendamnya kepada kekasih yang dipersuakan dalam syahdunya, Maimunah namanya. Hubungan cinta tanpa ankara nafsu telah dijalani oleh mereka berdua. Hanya saja hubungan cintanya berdiri di atas sebuah saujana renjana suci dalam naungan Tuhan sang maha pencipta. Akan tetapi diakhir hubungan mereka berdua, seorang Salman telah menghilang dari angan halwa kekasihnya. Karena, dia telah berpindah ke suatu pesantren yang berbeda almamaternya. Apakah diakhir hubungan mereka akan bersatu dalam dekapan cinta yang menjelma dalam dada pada suatu ketika nanti? Atau justru sebaliknya?
Novel ini aku dapat dari bedah buku online yang diselenggarakan pada tanggal 30 Ramadhan.
Oke. Langsung saja ya...
Doa dan surat yang sering dititipkan Salman pada temannya adalah dua hal yang bisa mengobati kerinduannya pada sang kekasih, Maimunah Alkarimah. Sebuah kisah cinta dalam satu pesanten, tetapi terpaut jarak antara pesantren banin dan pesantren banat.
Tak melulu soal cinta, novel ini juga berkisah tentang persahabatan dan pahitnya mencari ilmu dalam pesantren yang menerapkan aturan yang ketat pada santri-santrinya. Juga tentang hubungan santri dengan para ustadz/ahnya.
Ahmad Salsabil, sang penulis dengan piawai membawa kita pada kehidupan ala pesantren habib di Malang. Penggunaan bahasa jamaah yang dicampur dengan bahasa Indonesia dan bahasa Jawa semakin memperkuat latar sehingga lebih detail.
Novel ini juga disisipi puisi-puisi indah yang membuat kita sebagai pembaca yakin bahwa sang penulis juga seorang penyair. Hanya saja bahasa yang digunakan penulis untuk menuturkan ceritanya kurang bisa dipahami.

Komentar
Posting Komentar